Jatuh Cinta,
bukankah itu kata yang sering kita dengar. bukankah jatuh cinta itu sangat indah ? kali aku akan bercerita tentang perasaanku pada seseorang, mungkin kau bisa menyebutnya sebagai jatuh cinta.
jatuh cinta, terlalu dangkal pikiran kalian jika mengatakan jatuh cinta itu indah. Nyatanya tidak untukku, mungkin awalnya memang indah selalu membuatmu berdebar saat namanya disebut, membuat wajahmu bersemu merah saat dia melihat kearahmu dan selalu membuatmu melayang ketika ia mengirimkan pesan walau pendek padamu.
aku jatuh cinta pada seniorku di Fakultas kedokteran. inisialnya FR (sengaja nggak dikasih tau nama aslinya) dia kuliah diprogram study kedokteran gigi sedangkan aku di jurusan Psikolog.
entahlah aku bingung menceritakannya seperti apa. sudah enam bulan sejak kami P2B (biasanya disebut OSPEK) aku sadar aku menaruh hati padanya. awalnya aku tidak menyukainya karena gara-gara dia aku harus membuat esay sebanyak 6 lembar double polio bolak balik, benar-benar menyebalkan. tapi entah kenapa aku bisa begitu meyukainya. ya aku jatuh cinta diam-diam dan sakitnya pun diam-diam.
setelah selesai P2B aku dan dia masih sering berkirim-kirim pesan bbm dan line. sayangnya dia hanya mengaggapku sebagai adik. dan akhirnya disinilah aku merasakan sakitnya mencintai seseorang. aku memang tidak mengatakan pd nya bahwa aku meyukainya tapi aku yakin dia tau.
meski begitu aku tidak apa-apa. hubunganku dengannya masih baik-baik saja. tapi dia tidak pernah menghungiku lagi sejak teman kostku mengirimkan pesan bbm pd nya yang intinya gini "ka riyana itu sama kaka" (sebnernya panjang aku ambil intinya aja) trus ka FR nya ngebalas yg bikin aku nyesek itu gini "trus kenapa kamu yg bilang, kenpa nggak dia aja" nah awalnya aku itu nggak tau kelakuan teman aku itu kalau kaka FR itu nggak ngirim capture-an dri bbmnya dia sama temanku. nah gara2 itu aku taku ngechat dia lagi kalaupun ngechat balasannya jua singkat pake banget udah beda dari dulu.
tapi sampai sekarang aku masih tetap suka sama dia. tak apalah mungkin ini yang namanya cinta yg menyakitkan. toh nanti kalau misalnya aku sudah mulai menyukai orang lain (belum ada tanda2 nya sekarang) aku bisa melupakanya pelan-pelan. elah aku curhatnya nggak asik yah.
ceritain juga dong pengalaman kamu....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar